Saturday, March 2, 2013

Gath GDB Februari: Post Mortem

Tanggal 28 Februari yang lalu teman-teman Game Developer Bandung (GDB) kembali mengadakan mini gathering. Acaranya di Cafe S28 Bandung dan dimulai dari jam 19:00.

Tema yang diusung adalah Post Mortem dan Business Model dari game. Post Mortem disini bukan setelah kematian dan pelaksanaan otopsi ya. Post Mortem adalah analisis terhadap proyek yang telah dilaksanakan, sukses atau nggak. Nah, ini menarik. Bagaimana cara game developer lain memulai gamenya, menjualnya, dan mempublikasikannya. Gathering ini jadi pelajaran yang berharga!

Seru nggak?

Oke, saya ngaku kalau saya telat. Saya makan dulu dekat kampus baru berangkat ke jalan Sulanjana dengan sepeda motor teteh saya. Kok nggak makan di S28? Err... just because (melirik mesem-mesem).

Saya kurang tahu awalnya dari mana tapi setahu saya begitu datang sudah dimulai oleh kawan-kawan dari Agate yang ngebahas game mereka, Up In Flames.

Kerjasama dengan Chillingo

Yang menarik adalah game Up In Flames bisa bekerjasama dengan Chillingo sebagai publisher. Sekedar menyegarkan, Chillingo adalah publisher yang pernah melentingkan Angry Birds. Penasaran gameplay dari Up In Flames? Video trailernya bisa disimak di link Youtube ini.

Ternyata saya sudah berada di sesi tanya jawab yang kesekian. Dan presentasi Up In Flames pun selesai.

Setelah penjelasan dari Agate tentang game mereka yang bekerjasama dengan publisher, sekarang adalah presentasi dari sebuah studio yang bekerjasama dengan sponsor.

Karakter Dari Permen

kiri mas Gery (Nightspade), kanan mas Zaky (Tinker Game, yang jadi host). Maaf kalau ada penulisan nama ya
Prok prok prok.. Diiringi tepuk tangan dan presenter kedua hadir, yaitu mas Gery. Beliau dari Nightspade dan memberikan presentasi tentang Give a Dam.

Give a Dam adalah game yang bekerjasama dengan Chupa Chups. Tahu donk Chupa Chups? Produsen permen lolipop warna-warni dengan aneka rasa dan hadir dengan beragam rasa? Kok jadi pengen permen gini ya? Ah sudahlah.

Mas Gery bercerita bagaimana mereka bisa bekerjasama dengan Chupa Chups. Saat dulu Nightspade mengikuti semacam pameran, Chupa Chups mendatangi mereka dan mengatakan Nightspade bisa jadi mitra yang tepat untuk membuat game mereka. Gamenya sendiri sebenarnya mirip dengan game Nightspade sebelumnya, yaitu Stack the Stuff. Yang membedakan adalah karakter-karakternya.

Hi-Fidelity dan Low-Fidelity

Kerjasama pun akhirnya ditetapkan. Saat memberikan perkembangan ke Chupa Chups Mas Gery mengatakan yang mereka berikan adalah sketsa kasar. Sketsa beneran! Mas Gery bilang mirip bikin Namé kalau di komik manga, kurang jelas juga Namé seperti apa tapi katanya coretan-coretan sekedar bulat-bulat kotak.

Dalam membuat prototype game Mas Gery mengatakan ada dua jenis, Hi-Fidelity dan Low-Fidelity. Low-Fidelity adalah bentuk dari game yang cuma sekedar gambar kotak atau bulat dan dinyatakan itu adalah sebuah karakter, pokoknya gamenya bisa dimainkan, sedangkan Hi-Fidelity sudah membentuk karakternya seperti apa dengan asset yang sudah lumayan (tinggal dipercantik).

Karakter Sponsor Begitu Dijaga

Berbeda dengan game-game pada umumnya, karakter dari sebuah sponsor harus memiliki citra yang baik. Bisa dikatakan sebagai jaga image dan harus sesuai dengan sponsornya.. Sebagai contoh kalau kita mau membuat game tentang kesehatan jantung juga nggak pas kan kalau sponsornya rokok?

Mas Gery mengatakan dari Chupa Chups sendiri sudah membuat peraturan-peraturan mengenai karakter yang digunakan. Entah itu dari warnanya, ekspresi yang dikeluarkan, dan sebagainya.

Di versi pertama dari Give a Dam mas Gery mengatakan di bagian komik ada gambar Pedo Bear nya, karena bertentangan sekali dengan karakter Chupa Chups pada versi berikutnya gambar Pedo Bear ini langsung dihilangkan. Wuah segitunya ya?
Somehow Mas Gery ini mirip kakak tingkat saya...

Game Developer Indie? Jangan Launching di Dekat Liburan

Ada hal yang menarik nih. Mas Gery mengatakan jangan launching game mendekati tanggal-tanggal liburan misalnya natal atau tahun baru. Loh, bukannya malah bagus ya karena orang-orang pada mau main game? Nah itu masalahnya, begitu juga dengan perusahaan lain yang lebih besar. Jikalau publish yang terjadi adalah berada di bawah bayang-bayang perusahan-perusahaan tersebut.

Testing Market di Negara Yang Tidak Berbahasa Inggris

Dan game mereka pun diluncurkan. Saat meluncurkan game ada yang disebut sebagai market testing. Mas Gery mengatakan pilih dulu negara yang ingin dijadikan percobaan penjualan. Jadi setelah negara yang dipilih membeli dan memberikan feedback kita masih sempat untuk membenahi game kita dan dijual di negara lain.

Pertanyaannya, negara mana yang bisa dipilih untuk jadi market test? Mas Gery bilang ada negara-negara yang sebaiknya dihindari dulu saat dipublish, yaitu US, Inggris, Jerman, Itali, Prancis, dan Australia. Untuk mencari market test sebisa mungkin cari yang budayanya mirip dengan negara yang mau jadi target utama tapi tidak berbahasa Inggris. Misalnya Belanda, di wilayah Eropa tapi tidak berbahasa Inggris.

Sebentar, kenapa nggak yang berbahasa Inggris? Karena jika ada review negara tersebut tidak menuliskannya dalam bahasa Inggris, yang akhirnya orang lain tidak begitu mengerti.

Wah.. good point..

Dan Beri Penghargaan

Satu poin lagi dari Mas Gery. Buat penghargaan bagi orang-orang yang telah memberikan feedback entah itu kritik, saran, maupun laporan bug kepada game yang sudah kita buat. Contoh sederhana adalah membuat wallpaper bagi orang tersebut.


Sesi Mas Gery pun selesai, berlanjut ke sesi berikutnya. Setelah game dengan publisher, game dengan sponsor, dan sekarang adalah game yang? Yaak.. game yang publish sendiri. 

Dekatin Ibu-Ibu...

Di bagian ini penjelasan post-mortem dari Hompimplay Studio.

art mereka yang keren-keren ini cuma makan waktu 1 bulan lo!


Diceritakan game ini sempat telat setahun lo, yang maunya rilis di 2011 maka dirilisnya tahun 2012. Alasannya karena pemilihan lagu di game ini.

Untuk publikasi, Hompimplay menggunakan Appbackr dan mendapatkan sokongan data sekitar $2000. Dana tersebut digunakan sepenuhnya untuk publikasi. Dan publikasi yang dilaksanakan oleh Hompimplay keren banget! Mereka menyuguhkan strategi Pre-launch, Launch, dan Post-launch. Saya nggak kepikiran ada strategi semacam itu.

Satu hal juga yang menarik. Karena game ini ditujukan kepada ibu-ibu yang memiliki anak-anak, jadi sasaran publikasi dari Hompimplay juga kepada blog tentang ibu-ibu. Mereka juga memberikan bentuk promosi berupa resep masakan! Wahaha!

... dan.. Acara Bebas!

Dan saya pulang. Eh! Kok pulang? Sudah malam soalnya. Jam menunjukkan pukul setengah 10, dan saya sangat cinta dengan kasur saya.

Bulan Depan


Bulan depan akan diadakan gath GDB lagi, dan katanya Mas Zaki gath akan bekerjasama dengan Nokia. Cihuy! Ditunggu deh tanggal mainnya!

1 comment:

  1. "dengan sepeda motor teteh saya." <-- sekalian post motornya hehe. Good good persis dengan yg teteh tag semalam lah ceritanya.

    ReplyDelete

Comment is caring :)