Tuesday, July 29, 2014

Waktu lama tidak tiang

Ini posting dengan judul yang aneh. Kalau dibahasakan ke bahasa Inggris jadi "Long time no post"

Oh hi! Apa kabar semuanya? Bagaimana kabar para pembaca setia? Walaupun saya tidak yakin blog ini ada pembaca setianya. Banyaknya pembaca selingkuh. Hmm...

*krik krik, suara babi yang menyamar jadi jangkrik*

Sekarang saya mau cerita tentang saya hiatus. Ini adalah tulisan geje yang mungkin tidak begitu bermanfaat bagi pemikiran brilian anda. So brace yourself folks. It's time for me to dust off my brain.

Hiatus

Hiatus, dari kata latin hiare, yang artinya celah. Kata ini merupakan kata bahasa Inggris yang memiliki arti berhenti sejenak dari serangkaian kegiatan. Ini adalah sebuah kata yang keren bagi saya untuk menyatakan leyeh-leyeh dan bolos. Aagh. Bolos dari apa? Dari skripsi. Aagh.

Bad me. Bad me. *tampar pipi sendiri*

Saya sekarang sedang berada di Sampit. Sampit itu apa? Karena saya ingin menjelaskan hiatus saya, penjelasan Sampit bisa kalian buka sendiri di websitenya ini. Itu bukan promo. Bukan. Cuma nyombong.
Saya sudah hampir sebulan di kota tercinta ini. Nuansanya yang hangat dan tentram menjadikannya cocok untuk tunas-tunas malas merambat dengan riang. Aagh. Disinilah saya melaksanakan ibadah hiatus saya dengan khusyuk. Apa saja hiatus yang saya lakukan? Berikut penjelasannya per poin.

1. Rehat inkontrol

Hiatus saya diawali dengan sebuah kegiatan bernama rehat inkontrol. Rehat inkontrol adalah kegiatan merebahkan diri di atas bidang datar, didampingi substansi dengan viskositas rendah (ex. bantal, guling, dsb), dalam rentang waktu tak terbatas. Umumnya rehat inkontrol dilakukan setelah sahur hingga menjelang waktu ashar. Rehat inkontrol memberikan efek samping berupa begadang inkontrol.

2. Eksplorasi kode majemuk (EKM)

Eksplorasi kode majemuk, atau disingkat sebagai EKM (baca: é-ka-eum), merupakan kegiatan berada di depan komputer untuk menekan serangkaian tombol yang menghasilkan program imajiner. Eksplorasi kode majemuk merupakan efek samping dari rehat inkontrol (yakni begadang inkontrol).

Beberapa EKM yang saya lakukan di Sampit adalah:
1. http://kotasampit.com. Merupakan sebuah website yang menjelaskan betapa uniknya Sampit. Memiliki fitur administrasi, statistik sederhana, dan peta personal. Ini adalah EKM yang memiliki bilangan eksplorasi tinggi sehingga memiliki tingkat distraksi terbesar. Bahkan gara-gara saya nulis tentang ini jadi kepikiran ini lagi. Aagh! Cukup! CUKUP!


2. Kosamapper. Merupakan aplikasi Android untuk melakukan pemetaan sederhana. Aplikasi ini merupakan pengembangan dari aplikasi Envirotell semasa saya melaksanakan kegiatan KKN.


3. Maatchee. Sebuah permainan untuk acara #GantengJam2014, yakni perayaan memperingati hari ganteng sedunia yang jatuh pada tanggal 25 Juli 2014. Kebetulan itu hari ulang tahun saya. Anyway, Maatchee adalah game mencocokkan pola dari gambar yang disediakan. Permainan ini dibuat dengan SpriteKit dan ditargetkan untuk Mac OSX.


EKM merupakan jenis hiatus berbahaya. Kegiatan ini memiliki efek melemahkan syahwat. Syahwat  untuk menyelesaikan skripsi. Diikuti dengan rehat inkontrol, EKM duduk di tahta tertinggi. Mari tampar wajah bersama-sama.

*plak plak plak*

Skripsi

Let's get serious this time. My paper covered by dust and spiderweb riding on its back. Kenapa ini semua terjadi? Karena saya procrastinate dengan cara hiatus. Cara yang ampuh memang, untuk lupa. Bahkan lebih melupakan daripada sihir obliviate yang diucapkan Prof. Gilderoy Lockhart kepada Ron saat di jaringan saluran air Hogwarts, tapi karena dia memakai tongkat Ron sedangkan tongkat Ron patah maka sihirnya berbalik ke dirinya sendiri. Tongkat Ron patah. Huh. You know what I think of it.

Oh shoot. I baffling again.

Kembali ke skripsi. Skripsi saya tentang pendeteksian lembar jawaban komputer menggunakan handphone. Aplikasi yang ingin saya buat bernama POME, singkatan maksa dari Phone Optical Mark Recognition. Catchy ya?

Tahapan yang seharusnya saya lakukan adalah sebagai berikut:
  1. Bikin program komputer untuk training yang bisa: ekstrak data dari gambar, threshold, rotate, training, dan ekstrak jaringan syaraf buatannya.
  2. Mengumpulkan data training.
  3. Proses training.
  4. Membuat aplikasi POME.
  5. Menguji coba aplikasi POME.
  6. Hasil penelitian.
  7. Lulus deh.
Tapi yang saya lakukan baru tahap 1 sebesar 0.5%. Baru bisa threshold. Menangislah. Menangislah.

Baru bisa threshold
Saya juga ada masalah. Ternyata saya cuma bisa melakukan threshold dari file yang saya dapat dari website yang menyediakan gambar-gambar contoh untuk pengolahan citra. Yang saya khawatirkan di Java memiliki keterbatasan untuk BufferedImage pada file yang dibuat di OS tertentu. Tapi kayaknya sih nggak, mungkin ada header file yang berbeda, atau format file yang beda. Hm. Hm.

Maka dari itu semangatilah dan doakanlah saya mengerjakan skripsi. Karena jika skripsi saya selesai, saya menjadi manusia non skripsi. Ini kalimat apa sih. Saya ngetik nggak jelas. Tolong! Haands! My hand typing!! Aaaaggh!!!

No comments:

Post a Comment

Comment is caring :)