Thursday, September 20, 2012

Fenomena Mahasiswa dan Gejala Begadang

Yang menjadikan ciri mahasiswa (atau cuma saya aja ya?) adalah kebiasaannya untuk begadang.

Oh begadang jangan begadang...
Kalau tiada artinya...
Begadang boleh saja...
Kalau ada perlunya...

Gitu kata bang haji roma irama. Keren kan? Bahkan fenomena begadang aja sampai diangkat jadi sebuah lagu. Mungkin karena begadang sudah menjadi kebiasaan masyarakat akhirnya lagunya pun laris manis, eh.. Atau karena lagunya ini orang malah kebiasaan begadang? Who knows

Yang pasti saya menjadi salah satu penikmat kegiatan begadang hampir setiap minggunya, er... Bahkan hampir setiap harinya.

Ya gimana ya? Biasanya secara kurang ajar ide-ide brilian itu muncul ketika malam menjelang. Terlebih lagi siang-siang adalah kegiatan manusia ke manusia dengan sentuhan nyata, malam menjelang, bisa deh berautis diri di depan laptop didampingi secangkir susu dingin dan biskuit

Ini curhat jadinya, heheh

Ngomongin begadang, jadi waktu itu saya pernah sakit dan ditanya sama dokter kebiasaan malamnya, dan... Ya.. Dokternya bilang jangan biasakan begadang, kalau misalnya cuman beberapa hari saja, ya.. Satu atau dua hari lah begadang, boleh, tapi jangan jadikan kebiasaan. Dokternya bilang setiap orang itu punya jam internal di badannya masing-masing. Kalau misalnya jam tidur dan jam bangunnya nggak dijaga maka jam internal tersebut bisa terbalik dan akibatnya hormon-hormon keluarnya bisa terganggu. Nah loh

Makanya, jangan jadikan begadang sebagai rutinitas ya, jangan lupa juga buat olahraga secara rutin. Badan ini titipan, teman. Jagalah supaya kita bisa memberikan kebaikan lebih banyak lagi ;-)

Regards @igrir

(ini postingan diketik pake hape, fyuh)

No comments:

Post a Comment

Comment is caring :)