Buy Me A Coffee!

GoPay
Showing posts with label skripsi. Show all posts
Showing posts with label skripsi. Show all posts

Monday, March 23, 2015

Persiapan Wisuda

Setelah melaksanakan ujian sidang dan dinyatakan lulus saat yudisium, bukan berarti kamu langsung bisa leyeh-leyeh lulus loh. Masih ada serangkaian kegiatan yang harus kamu laksanakan agar menjadi manusia yang lulus sepenuhnya.

Urus Profil Wisudawan di Fakultas

Pre-requisite:
  1. File pas foto kamu. Taruh aja di FD (Flash Drive)
  2. Abstrak skripsi kamu yang tidak lebih dari 1250 karakter (termasuk spasi). Taruh juga di FD.
  3. 1 lembar pas foto berwarna ukuran 4x6.
Tempat:
  1. Fakultas
Pergi ke fakultas. Bilang kamu mau mengurus profil wisudawan. Kamu akan diminta ke komputer yang sama saat akan daftar sidang online. Masukkan FD kamu, kemudian isi profil wisudawan sesuai petunjuk. Kalau sudah, cek kembali kemudian cetak. Tempel foto kamu di hasil cetakan ini.
Minta tanda tangan surat ini ke program studi. Simpan untuk nantinya diserahkan ke BAAK.

Urus Kartu Tanda Alumni Fakultas

Pre-requisite:
  1. Fotokopi KTP
Tempat
  1. Fakultas
Sebenarnya kartu ini adalah kartu ATM dari Bank Mandiri Syariah. Minta formulir pembuatan rekening kamu di Bank ini di fakultas. Isi kelengkapannya dan serahkan kembali ke fakultas.

Urus Profil Wisudawan di BAAK

Pre-requisite:
  1. 1 lembar print cover skripsi
  2. 1 lembar form hasil print profil wisudawan
Tempat:
  1. BAAK
Data-data yang sudah kamu masukkan di fakultas akan dibawa ke BAAK. Biasanya data sudah ada di BAAK keesokannya. Datang dengan membawa berkas yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian kamu akan diberi transkrip nilai. Cek kembali nilai yang sudah didapat (beri tanda cek, literally). Dan serahkan.

Jangan sampai persiapan profil ini terlambat. Kalau nggak kamu bisa nggak jadi wisudawan deh. Haha.

Minta tanda tangan bebas lab

Pre-requisite:

  1. Lembar Bebas Lab

Minta surat keterangan bebas lab di prodi. Beberapa laboratorium menginginkan beberapa prasyarat. Ada juga yang tidak. Lab-lab yang tidak mengharuskan terdapat prasyarat adalah sebagai berikut:

  1. Tanda tangan Kepala Lab. Praktikum dan Lab. Umum
  2. Tanda tangan Kepala Lab. Kecerdasan Buatan, Robotika, dan Rangkaian Elektronika
  3. Tanda tangan Kepala Lab. Basisdata
  4. Tanda tangan Kepala Lab. RPL
  5. Tanda tangan Kepala Lab. Riset Skripsi
Lab yang mengharuskan terdapat prasyarat adalah sebagai berikut:

  1. Tanda tangan Kepala Lab. Multimedia dan Pembelajaran. Kamu harus membeli buku teori  yang mahal. Buku bisa kamu bagi ke maksimal 10 orang. Yang dimaksudkan mahal disini adalah jika dibagi 10 orang patungannya berkisar Rp 50.000.
  2. Tanda tangan Kepala Lab. Jaringan. Kamu harus sudah menyelesaikan revisi sidang kamu dan lembar bebas lab kamu sudah ditandatangani oleh kepala lab lainnya.

Minta surat bebas kurikulatorium

Kurikulatorium adalah perpustakaan fakultas yang berada di pojok dan kurang terlihat. Bagi mahasiswa ilmu komputer biasanya ke kurikulatorium adalah pengalaman pertama dan terakhir saat meminta surat bebas kurikulatorium. Haha.
Untuk ke kurikulatorium kamu bisa lihat di jadwal yang tertera di pintu depannya
Jadwal buka kurikulatorium
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kurikulatorium itu perpustakaan. Suasananya agak sepi sih. Soalnya jauh di pojok.
Meja-meja di dalam kurikulatorium. Sayang nggak ada colokan

Tanda ruangan kurikulatorium


Untuk mendapatkan surat bebas, kamu harus menyumbangkan buku. Buku yang diberi tidak bebas. Daftar buku yang bisa dibeli bisa dilihat di dalam kurikulatorium. Satu buku bisa dibeli dengan cara patungan dengan syarat jika dibagi maka satu orang minimal menyumbang Rp 25.000

Ketentuan penyumbangan buku

Karena ilmu komputer tidak ada daftar khususnya di kurikulatorium, maka mahasiswa ilmu komputer dapat memilih buku mana saja yang bebas dari daftar. Tapi perhatikan, ada nama buku yang dicoret artinya sudah tidak boleh lagi dijadikan sebagai sumbangan. Disini saya lampirkan daftar buku yang berkaitan dengan matematika. Klik untuk gambar yang lebih besar.








Saya dan teman-teman membeli buku di Togamas (saya yang beli sendiri sih, mereka nitip, haha). Alhamdulillah dapat sih. Bukunya ini:

Total kedua buku itu Rp 212.000

Kalau sudah, pergi ke kurikulatorium, bilang ke petugas yang menjaga. Kemudian tuliskan nama buku yang kamu sumbangkan, nama penyumbang, dan bubuhkan tanda tangan para penyumbangnya.
Tanda tangan penyumbang. Yang sumbangannya barengan gabung aja.
Kalau sudah, tuliskan nama kamu di surat bebas kurikulatorium dan minta cap dari petugasnya. Hore! Kamu sudah dapat surat bebas kurikulatorium!
Setelah riweuh-riweuhnya ke kurikulatorium. Sayanya ngefotoin :p

Print skripsi

Print skripsi yang sudah kamu tulis. Supaya gampang ngeprintnya, gunakan file-file yang terpisah. Jadi kamu bisa ngeprintnya per bagian dan lebih rapi.
Printan skripsi
Riweuh ngeprint

Jangan lupa untuk menulis bagian riwayat hidup! Saya sempat lupa, haha.

Minta Tanda Tangan Kertas Jeruk

Kertas jeruk adalah kertas bertekstur yang ditaruh di skripsi kamu. Isinya ada tanda tangan pembimbing 1, pembimbing 2, dan kaprodi.
Untuk pembimbing 1, saya dibolehkan untuk meminta tanda tangan sebanyak-banyaknya sebelum skripsinya dijilid. Tanya saja ke pembimbing kamu apakah boleh seperti demikian.
Untuk kaprodi sih harus di jilid dulu :p

Jilid

Jilid ke penjilidan terpercaya. Yang saya rekomendasikan sih yang dekat Daarut Tauhid jalan menuju JICA depannya kantin 77 :p. Berapa banyak yang dijlid? Berikut daftarnya
  1. 1 jilid skripsi untuk prodi
  2. 1 jilid doktek untuk prodi
  3. 1 jilid skripsi untuk perpustakaan
Yang ini opsional
  1. 1 jilid skripsi untuk pembimbing 1
  2. 1 jilid doktek untuk pembimbing 1
  3. 1 jilid skripsi untuk pembimbing 2
  4. 1 jilid doktek untuk pembimbing 2
  5. Sisanya buat kamu atau orang, terserah, haha

Burn CD

CD yang diberikan terbagi sebagai berikut
  1. CD Skripsi Prodi = 1 file skripsi, 1 file dokumen teknis, 1 file jurnal
  2. CD Doktek Prodi =  program yang kamu buat
  3. CD Fakultas = 1 file skripsi, 1 file dokumen teknis, 1 file jurnal, program yang kamu buat
  4. CD Perpustakaan = Ketentuannya ada di http://perpustakaan.upi.edu/go/hakcipta.html. Intinya ada cover hak cipta, daftar isi, abstrak, bab_1, bab_2, bab_3, bab_4, bab_5, daftar pustaka, dan lampiran.
Burn ke 4 CD ini. Beri stiker di permukaan CD nya. Untuk tempatnya kamu bisa gunakan tempat DVD yang panjang, beri cover skripsi kamu dan belakangnya diberi abstrak.

Beri skripsi ke perpustakaan

Pre-requisite:
  1. Skripsi
  2. CD Skripsi
Isi formulir penyerahan skripsi ke perpustakaan. Kemudian pergi ke lantai dua untuk menyerahkan skripsi kamu. Kamu akan mendapatkan surat keterangan penyerahan skripsi. Kemudian pergi ke DAM (Digital Asset Management) yang ada di pojok lantai 1. Serahkan CD kamu dan kamu akan diberi surat penyerahan CD. Setelah itu pergi ke administrasi yang ada di depan dan minta surat keterangan bebas perpus. CEK LAGI NAMA KAMU, soalnya saya pengalaman namanya salah, hehe.

Siapkan SKPI

SKPI adalah Surat Keterangan Pendamping Ijazah. Kamu cukup menuliskan prestasi dan kegiatan yang ada di kampus selama ini berdasarkan form yang diberikan. Form bisa kamu minta di prodi untuk kemudian dikirimkan melalui e-mail.
Kamu juga harus menyerahkan fotokopi bukti (misal fotokopi sertifikat) dari kegiatan yang telah kamu lakukan. Serahkan berkas tersebut ke ketua prodi.

Bayar IUK

Pre-requisite:
  • Duit
Lokasi:
  • Sekretariat BEM UPI @Gedung Gegeut Winda (Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa)
IUK adalah iuran yang digunakan oleh BEM REMA UPI. Satu semesternya biayanya Rp 17.500. Cek aja disana kamu belum bayarnya berapa semester :D
Di sana kamu akan mendapatkan kwitansi dan surat keterangan.

Penuhi surat keterangan prodi

Pre-requisite:
  1. Berkas paper (jurnal) skripsi kamu
  2. Surat keterangan prodi untuk di TTD
  3. Bebas perpus
  4. Surat pembayaran IUK
  5. Surat pembayaran IKA Ilkom
  6. Surat bebas laboratorium
  7. Formulir biru muda

Minta tanda tangan ke ketua prodi. Jangan lupa untuk melengkapi semua persyaratan yang ada di poin-poin lembar surat keterangan ini. Masukkan surat keterangan yang sudah di tanda tangan ke map untuk fakultas.

Untuk poin pembayaran upacara adat (acara kelulusan dari jurusan) jika belum ada panitia yang bisa dikunjungi untuk membayar maka kamu boleh melewatkan poin ini.

Masukkan ke Map Biru

Prerequisite:

  1. 2 Map Biru

Ada dua map biru yang harus kamu siapkan. Map biru pertama diserahkan untuk prodi. Isinya adalah sebagai berikut:

Map biru untuk prodi:
  1. Paper skripsi kamu
  2. Surat keterangan prodi untuk di TTD
  3. Bebas perpus
  4. Surat pembayaran IUK
  5. Surat pembayaran IKA Ilkom
  6. Surat bebas laboratorium
Map biru untuk fakultas:
  1. Surat bebas perpus (pengambilan ijazah)
  2. Surat bebas kurikulatorium
  3. Surat bebas laboratorium
  4. Pengantar dari jurusan (tidak punya pinjaman, dll), (surat yang keterangan kaprodi)
Beri nama, nim, dan jurusan di kedua map tersebut.

Syarat pengambilan tadi untuk pengambilan STL di fakultas
tips:
Kalau mau fotocopy di JICA aja, biar cepet bolak-baliknya :D
Bang @dediearoza lagi sibuk ngurusin berkas

Ambil STL (Surat Tanda Lulus)

Pre-requisite:
  1. Surat bebas perpus (pengambilan ijazah)
  2. Surat bebas kurikulatorium (asli)
  3. Surat bebas laboratorium (asli)
  4. Pengantar dari jurusan (tidak punya pinjaman, dll), yakni surat bebas lab yang sudah ditanda tangan (asli)
  5. CD Skripsi
Tempat: 
Fakultas

Beri kelengkapan di pre-requisite ke fakultas untuk mendapatkan STL. Kemudian kamu akan diberi STL. Minta cap dan tanda tangan hingga mengenai foto kamu.

Kemudian, serahkan lagi STL nya untuk mendapatkan legalisir. Maksimal sekali legalisir adalah 5 lembar. Satu legalisir harganya Rp 1000. Jadi siapkan saja uang Rp 5000.

Selesai

Akhirnya, kamu bisa leyeh-leyeh. Sekarang saatnya kamu untuk jalan-jalan dan menata hidup baru (kata @ansharabdullah). Kamu sudah resmi menjadi pengangguran professional. YEEY!!
Happy nganggur!


Tuesday, March 3, 2015

Ujian Sidang


Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan prasidang di postingan saya sebelumnya (yang ternyata hype nya tidak sesumringah yang dikira) selanjutnya adalah melaksanakan sidang.

Eh, kok sidang lagi?

Tergelitik oleh rekan-rekan saya yang kebingungan dengan tahapan lulus di kampus saya, berikut saya jabarkan tahapannya. Oh, sebelumnya patut diketahui tahapan ini bisa berbeda-beda untuk tiap jurusan.

Proposal skripsi -> Sidang Proposal -> Skripsi -> Prasidang -> Sidang -> Lulus

Cukup jelas kan ya? Mungkin ada yang agak bingung dengan "prasidang" dan "sidang"? He'euh. Di Ilmu Komputer (Ilkom) UPI itu ada dua kali sidang. Prasidang untuk presentasi hasil penelitiannya, sedangkan sidang itu untuk hasil revisian dari sidang "prasidang". Ya.. bisa dibilang "sidang" yang sekarang ini "sidang revisi" lah.

Mirip artikel sebelumnya, disini saya sebutkan tahapan-tahapan yang dilakukan sebelum dan sedang sidang. Eh iya, sebelumnya saya mohon maaf bentuknya kayak listicle lagi, ngoahaha.

Anyway, ini dia tahapan-tahapan yang saya lalui beserta tips-tips yang saya rasakan bermanfaat.

Berkas-Berkas Sebelum Sidang


1. Bimbingan revisi prasidang

Prerequisite:

  • Revisian
  • Surat keterangan perbaikan prasidang

Kejar dosen penguji dan pembimbing. Kenapa dikejar? Karena revisi hanya seminggu. Bahkan sebenarnya revisi harus selesai disetujui oleh semua dosen selama 3 hari. Kamu diminta untuk mendapatkan 5 tanda tangan dosen (Penguji 1, Penguji 2, Penguji 3, Pembimbing 1, dan Pembimbing 2)

Tips:

  • Print revisian dengan kertas bekas draf pra-sidang. Lumayan untuk menghemat.
  • Langsung minta tanda tangan surat persetujuan sidang!

2. Lengkapi Form Checklist

The all mighty Form checklist!
Saatnya melengkapi form checklist yang sebelumnya diambil. Sebelumnya lakukan hal berikut:
  1. Tulis informasi diri di bagian atas formulir
  2. JANGAN ISI checklist dan tanda tangan. Itu diisi oleh petugas.
Nah, selanjtunya mari kita lengkapi kebutuhan formnya. Kelengkapan form tersebut adalah sebagai berikut:

2.1 Buat Pas Foto

Untuk cowok dan cewek berkerudung, buat pas foto dengan jas. Cewek dengan kerudung, kerudungnya harus dimasukkan dalam jasnya. Untuk cewek tanpa kerudung harus pakai kebaya dan SANGGULNYA harus kelihatan (itu pesan dari temen saya yang bolak-balik foto berkali-kali karena sanggulnya nggak muncul :p).

Buat paket foto sebagai berikut:
  • 4 Lembar pas foto 4x6 berwarna, gunakan kertas doff
  • 8 lembar pas foto 3x4 hitam putih, gunakan kertas doff
JANGAN LUPA untuk menuliskan nama di belakang setiap foto.
Tulis nama dan NIM nya


Tips:
  • Foto 4x6 berwarna nanti dipakai untuk profil wisudawan. Jangan dihilangkan!
  • Studio foto yang recommended sama staff petugas FPMIPA adalah Studio SANGKURIANG STUDIO.

    Studio foto rekomendasi staff-staff terpercaya FPMIPA

2.2 Isi Formulir Pendaftaran Ujian Sidang

Prerequisite:

  • Formulir pendaftaran sidang SESUAI DENGAN JURUSAN KAMU
Isi formulir sesuai dengan biodata kamu.


Tips:
  • Untuk lembar tanggal yang ada di halaman berikutnya kamu bisa mencontek dengan teman-teman yang pernah sekelas sama kamu 
2.3 Minta Transkrip Nilai
Tempat:
  • Prodi jurusan

Di prodi jurusan ada transkrip nilai dari fakultas. Kamu tidak bisa meminta transkrip ini langsung ke fakultas. Bila belum ada maka minta transkrip tersebut.

Tanda tangani transkrip nilai ini oleh dosen PA.

Tips:
  • Fotokopi transkrip nilai ini untuk cadangan.
  • Kamu bisa minta surat transkrip ini bersama saat tandaa tangan surat persetujuan sidang.

2.4 Tanda Tangan Surat Persetujuan Sidang

Prerequisite:
  • Surat rekomendasi sidang skripsi
Cari dosen pembimbing 1 skripsi, dosen pembimbing 2 skripsi, dan dosen pembimbing akademik (PA) kamu. Minta tanda tangan pada surat rekomendasi skripsi. 

Si surat rekomendasi skripsi
Tips:
  • Saat bimbingan revisi langsung minta tanda tangan ini ke dosen penguji.
  • Saat ketemu dosen PA langsung minta juga tanda tangan transkrip nilai dan formulir pendaftaran sidang.

2.5 Tanda Tangan Transkrip nilai

Prerequisite:
  • Transkrip nilai
  • Formulir Pendaftaran Ujian Sidang
Minta tanda tangan dengan beliau :)

2.6 Buat Surat Keterangan Bebas Perpustakaan

Prerequisite:
  • Kartu Tanda Mahasiswa
Tempat:
  • Perpustakaan Pusat

  1. Pergi ke perpustakaan UPI. Minta surat keterangan bebas perpustakaan di lantai 1.
  2. Kamu akan diminta KTM nya. Pergi ke loket kedua (di sebelahnya) untuk mengecek status peminjaman buku kamu sudah tidak ada.
  3. Pergi lagi ke loket pertama untuk meminta surat keterangan perbaikan bebas perpustakaan. 
  4. Serahkan KTM kamu. KTM kamu akan dibolongi.
  5. Minta printan lembar bebas perpustakaan. Fotocopy lembar ini di fotocopyan luar perpus. Buat saja sebanyak 3 rangkap.
  6. Kembali ke loket pertama dan minta semua lembar fotocopy bebas perpustakaan kamu ini dicap.
Contoh surat keterangan bebas perpustakaan

2.7 Minta Kuitansi Pembayaran SPP Terakhir

Prerequisite:
  • Sudah bayar :p
Tempat:
  • TU Fakultas di JICA
Datang ke TU fakultas dan minta kuitansi pembayaran. Kamu akan ditanyai nomor NIM kemudian diberi kuitansi pembayaran SPP.

Tips:
  • Sekalian saja daftar sidang online

2.8 Daftar Sidang Online

Tempat:
  • TU Fakultas di JICA
Datang ke TU fakultas kemudian beritahu ingin mendaftar sidang. Kamu akan disuruh ke komputer yang ada di salah satu sisi ruangan. Di sana kamu akan dibimbing melalui chat dan harus mengikuti instruksi yang terpampang di dinding.

Komputer yang digunakan untuk mendaftar sidang online
Prosedur yang harus diikuti

2.9 Fotokopi!

Banyak yang perlu difotokopi. Ini dokumen-dokumen yang perlu kamu fotokopi
  • 2 Lembar fotokopi ijazah SMA/SMK/MA kamu. Untuk cadangan, fotokopi saja sebanyak 3 kali.
  • 2 Lembar fotokopi kartu tanda mahasiswa.
  • 2 Lembar fotokopi skor TOEFL
  • 2 Lembar fotokopi kuitansi pembayaran SPP
  • 1 Lembar fotokopi surat rekomendasi ujian sidang

2.10 Beli Map Warna Biru!

Ini salah satu persyaratan yang tidak muncul... dan saya baru tahu dari rekan-rekan lain yang sudah pernah ikut sidang. Hahah.

Pastikan kamu membeli map berwarna biru. Birunya biru muda ya! Karena warna ini untuk ilmu komputer
Map merek Biola yang terkenal itu loh
Tips:
  • Kalau di fotocopy JICA harganya Rp 2500, kalau di gerlong cuma Rp 2000 :p

2.11 Masukkan Semua Berkas Ke Map

Biar rapi


Tips:
  • Kasih klip kertas supaya lebih rapi

2.12 Minta Tanda Tangan Ketua Prodi

Prerequisite:
  • Telah melengkapi kebutuhan di form checklist kuning
Akhirnya, inilah saatnya kamu minta tanda tangan dari semua tanda tangan. Bawa semua berkasmu, kemudian mintalah tanda tangan ke ketua prodi.

2.13 Kumpulkan Berkas ke Fakultas

Prerequisite:
  • Berkas kelengkapan dari lembar kuning
  • Uang Rp 510.000 untuk pembayaran wisuda
Tempat:
  • TU Fakultas di JICA
Datang ke fakultas, kemudian bilang kamu mau mengumpulkan berkas untuk ujian sidang. Kamu akan disuruh untuk mendatangi meja TU dan kemudian dicek kelengkapan sidangnya. Pengalaman unik saya, karena saya berfoto di studio Sangkuriang jadinya tidak usah dicek lagi karena sudah terpercaya, hahaha.

Nanti dokumen kamu akan diselipkan lembar berita acara ujian sidang

Setelah itu pergi ke meja pembayaran sidang. Pilih ukuran baju toga yang kamu inginkan. Simpan kuitansi ini untuk mengambil baju toga nanti.


Fyuh. Bernafas lega dulu...


3. Kumpulkan Berkas Draft

Prerequisite:
  • Berkas draft
  • Surat keterangan perbaikan prasidang (asli)
  • Fotokopi skor TOEFL
  • Fotokopi surat rekomendasi sidang
Tempat:
  • Prodi jurusan

Seperti waktu pra sidang, kumpulkan berkas-berkas berikut:
  • 3 rangkap draft skripsi
  • 3 rangkap draft dokumen teknis
  • 3 rangkap draft paper (jurnal)
Kemudian kumpulkan juga surat keterangan perbaikan prasidang, fotokopi skor toefl, dan fotokopi surat rekomendasi sidang

Dan akhirnya, tulis nama kamu di FORM PENDAFTARAN UJIAN SIDANG. HOREEE.

Nah, sekarang saatnya untuk siap-siap melaksanakan sidang.

Sidang

Datang di hari H dengan dresscode kemeja dan jas. Seperti biasa, siapkan presentasi dan draft pribadi kamu. Jangan lupa untuk bawa tote bag lagi!

Saat presentasi, presentasikan hasil revisi kamu. Jadi kamu tidak mempresentasikan dari awal seperti waktu prasidang, tapi cukup hanya revisi yang sudah diminta waktu prasidang. Waktu pengalaman saya, saya hanya menggunakan 5 slide :).

Setelah itu ambil lagi draft skripsi kamu dan ambil berita acara. Fotokopi berita acara ini sebanyak 2 lembar dan kembalikan yang aslinya ke dosen penguji. Di berita acara ini kamu bisa melihat revisi yang harus dikerjakan lagi.

Revisi? Iyap! Revisi lagi! Hulalalalalal.

Yudisium

Saat-saat yudisium

Yudisium adalah pengumuman dari hasil kegiatan sidang yang dilakukan. Konten kegiatannya hanya sambutan dan pengumuman nilai hasil sidang sih, itu aja. 

Saya melaksanakan sidang saat hari Jum'at. Karena saat siang harinya ada kegiatan sholat Jum'at, jadi yudisiumnya pasti bukan siang-siang. Pengalaman saya Yudisium dilaksanakan jam 14:00 di gedung JICA.

Poin yang perlu dicatat adalah:
  1. JANGAN KEMANA-MANA sebelum Yudisium. Kenapa? Karena yudisium dilaksanakan jika semua peserta sudah lengkap. Kasihan kan kalau yang lainnya nunggu?
  2. Dresscodenya jangan lupa. Hahaha

Sudah itu? Sudah deh. Kamu boleh foto-foto dulu. Hehe.

Eh, tapi ini belum berakhir loh. Selanjutnya adalah tahapan untuk menyelesaikan tahapan melaksanakan wisuda dan kelulusan. Aduh. Masih banyak ya? Hohoho. Ya sudah lah ya, setidaknya nggak segugup sebelumnya. Heheh.


Bersama teman-teman. Tanpa jasa mereka semua saya nggak bisa melalui ini semua. Hiks :')

Tarik nafas lega dulu, dan mari bersiap-siap untuk melaksanakan revisi (Iya! Revisi lagi! Haha) dan menyiapkan berkas berikutnya. Semoga artikel ini cukup membantu. Ciao!




Friday, February 20, 2015

Ujian Pra Sidang

20 Februari yang lalu saya akhirnya diizinkan untuk melaksanakan ujian pra sidang. Pra sidang adalah sidang yang dilakukan sebelum sidang *masa sih*. Sebenarnya bisa dikatakan pra sidang dan sidang itu sama, hanya kostum saja yang berbeda (pra sidang pakai batik sedangkan sidang pakai jas).

Seperti apa sih ujian pra sidang itu?

Pra sidang hanyalah melaksanakan presentasi skripsi yang sudah dikerjakan selama 15 menit di depan 3 penguji, kemudian ditanya-tanya oleh penguji. Itu saja sebenarnya intinya. Setelah kegiatan inti tersebut adalah proses revisi untuk melaksanakan ujian sidang (yang nanti setelah sidang juga ada revisi lagi kok, hehe).

Bagaimana caranya bisa ujian pra sidang?

Atau pertanyaan ini bisa dielaborasi menjadi "Apa saja tahapan yang dilakukan agar bisa melaksanakan pra sidang?" Hmm.. Sepertinya lebih nyaman untuk dibahas dengan listicle. Agar lebih lengkap, saya tambahkan juga poin-poin yang harus dilaksanakan setelah pra sidang. Berikut poin-poinnya:

1. Bimbingan dan dapatkan 2 tanda tangan pembimbing

Laksanakan bimbingan seperti biasa. Jika dokumen skripsi yang kamu tulis sudah sampai tahapan yang dianggap memadai oleh pembimbing, maka selanjutnya lembar bimbingan kamu akan ditandatangani oleh pembimbing 1 dan 2.

2. Daftar ke prodi

Setelah lembar bimbingkan kamu ditandatangani, kemudian segeralah untuk mendaftar ujian sidang di prodi. Disana ada formulir yang dipisahkan untuk program dik dan nondik. Pilih sesuai program studi kamu dan tulis nama, nama skripsi, nomor telepon, nama pembimbing, dan bidang kajian.
Di form ini ada waktu deadline pengumpulan draft dan waktu pelaksanaan pra sidang. Catat tanggal-tanggal ini.
Form pendaftaran ujian sidang. Ada tanggal-tanggal pentingnya di bagian atas

3. Siapkan draft skripsi, dokumen teknis, paper, fotocopy lembar bimbingan, dan presentasi

Print draft skripsi, dokumen teknis (untuk non dik), dan paper (jurnal) yang kamu buat. Buat masing-masing 3 rangkap.
Dokumen teknis menggunakan kertas berukuran A5. Ukuran ini bisa didapat dengan membagi dua kertas A4.

Tips: gunakan kertas 70 gram supaya lebih hemat. Saat draf masih boleh kok pakai kertas jenis ini.

Gunakan klip besi untuk menjilid dokumen tebal yang kamu print.
klip besi
Jangan lupa untuk fotocopy juga lembar bimbingan kamu.

Tips. Ada baiknya kamu juga print satu dokumen tambahan yang kamu gunakan saat presentasi sidang (jadi yang di print ada 4 rangkap ). Jika ada penguji yang menanyakan kejelasan di salah satu bagian dokumen yang kamu buat kamu bisa langsung membukanya.

Siapkan presentasi tentang skripsi kamu. Presentasi yang digunakan mencakup latar belakang penelitian, dasar teori, hasil penelitian dan pembahasan, kesimpulan, dan saran.

4. Kumpulkan draft, skripsi, dokumen teknis, paper, dan lembar bimbingan

Serahkan semua draft dan lembar bimbingan kamu. Untuk lembar bimbingan beri yang asli dan simpan fotocopy nya. Ada baiknya dokumen yang kamu serahkan digabung dalam satu kantong plastik sehingga tidak berceceran. Dokumen-dokumen ini nantinya akan digunakan saat pengujian.

5. Datang di hari ujian

Datang ke kampus pada hari ujian yang telah ditetapkan. Baju batik adalah dresscode yang digunakan saat pra sidang. Jangan lupa untuk mempersiapkan laptop dan draf skripsi cadangan yang akan kamu bawa. Jangan lupa juga untuk bawa alat tulis!

Tips: Jangan lupa juga untuk bawa tote bag yang cukup besar. Draf-draf skripsi kamu akan dikembalikan ke kamu setelah sidang, jadi akan lebih nyaman untuk membawanya pulang dengan tote bag.

6. Masuk ke ruangan berdasarkan jadwal

Hang out dulu dengan teman-teman yang sama-sama akan melaksanakan pra sidang. Ya siapa tahu ada info penting.
Biasanya jadwal ujian diberitahukan h-1 sidang. Pengalaman saya h-1 prasidang adalah hari libur, jadi jadwal akan diberitahukan saat pas hari H. Jadi datanglah mulai pagi (jam 7:00, biasanya prasidang dimulai jam 7:30)

Jadwal sidang yang diberikan
Jika belum giliran kamu, maka tunggu di luar ruangan. Pastikan semua kebutuhan saat sidang sudah disiapkan.

7. Presentasi 15 menit

It's show time! Siapkan laptop kamu dan mulai presentasi dengan waktu 15 menit. Mungkin ada kalanya dosen-dosen penguji melihat handphone atau membaca-baca dokumen kamu sehingga tidak melihat saat kamu sedang presentasi, tapi bukan berarti itu tidak diperhatikan ya!

8. Tanya jawaban dengan dosen penguji

Setelah presentasi, kemudian saatnya setiap dosen penguji untuk menanyakan penelitian yang telah kamu lakukan.
TipsJangan lupa untuk mencatat saran, kritik, dan revisi yang dosen penguji sebutkan! Jangan sampai hanya terkesima :p. Kritik dan saran yang dicatat bisa membantu melengkapi hasil berita acara yang diberikan.

9. Ambil  "Berita Acara"

Setelah dilaksanakan tanya jawab, kemudian tutup presentasi kamu. Dosen penguji akan memberikan draf-draf skripsi kamu serta selembar berita acara. Fotocopy berita acara ini sebanyak 5 rangkap, kemudian beri lagi dokumen yang asli ke dosen penguji (tips: tergantung permintaan dosen. Ada yang meminta diberi lagi ke dosen penguji, ada juga yang langsung diberi ke ruang prodi).
Simpan fotocopy berita acara ini. Kata teman saya nanti digunakan lagi untuk lampiran. Hmm.. tapi lupa untuk apa.

contoh berita acara
Jangan lupa, kamu harus melaksanakan bimbingan dan revisi dengan dosen penguji dan pembimbing skripsi. Waktu pengerjaan revisi yang diberikan adalah 1 minggu.

Tips: Tanya dengan dosen penguji dan teman-teman yang dibimbing oleh dosen penguji tersebut kapan biasanya beliau ada waktu untuk melaksanakan bimbingan di kampus.

10. Ambil "Surat Keterangan Perbaikan Prasidang" dan "Surat Rekomendasi Sidang Skripsi" di Prodi

Agar bisa melaksanakan sidang, peserta pra sidang harus mendaftar sidang *waw, sangat mengejutkan*. Pendaftaran ini dilakukan dengan menyiapkan surat hasil prasidang dan rekomendasi sidang skripsi. Ambil kedua surat ini di prodi. Awas ya, jangan sampai salah ambil! Pastikan yang tulisannya "PRASIDANG".
surat keterangan perbaikan prasidang

surat rekomendasi sidang skripsi
Surat ini akan ditandatangani oleh penguji, pembimbing skripsi, dan pembimbing akademik. Ingat! Semua surat ini harus beres selama seminggu!

Tips: Saat di prodi kamu bisa meminta surat-surat lain yang seharusnya diambil setelah sidang, yakni surat keterangan perbaikan sidang, surat keterangan selesai administrasi, dan surat keterangan bebas laboratorium. Jadi tidak usah bolak-balik lagi :)


11. Ambil "Form Checklist" dan "Formulir Pendaftaran Ujian Sidang" di fakultas

Selain surat dari prodi, ada juga surat khusus untuk mendaftar sidang dari fakultas. Ambil surat ini di dalam ruangan TU fakultas. Pastikan mengambil sesuai dengan program studi kamu. Bagi yang non-dik jangan sampai salah ambil yang pendidikan (karena isian jenis mata kuliahnya akan berbeda)
Form Checklist. Kebutuhan persiapan sidang kamu dijabarkan disini.

Formulir pendaftaran sidang. Jangan sampai salah ambil!

Daftar nilai mata kuliah halaman 1

Daftar nilai mata kuliah halaman 2

That's it!

Sekarang mari kita kerjakan revisi. Aduh bingung, gimana ngerjainnya ya?

Thursday, January 1, 2015

POME Progress: Dissecting network

My supervisor said the accuracy will be better if I separate each of the marker network, so now I dissect each of the XML by its letter to prepare it for training.
What if the accuracy still lame? Oh I don't know, maybe I'll die :|
...
uh... no, it's new year, d'oh.... But I'll severely confused
Wish it luck then :|

Tuesday, December 2, 2014

Error kalau kegedean

Jadi kalau gambarnya kegedean jadinya error. Errornya aneh, bagian bawah layar tiba-tiba flicker jadi warna merah dan kemudian si aplikasi tertutup. Kayaknya masalah memori yang nggak cukup sih, jadinya segitu deh. Huhu.
Jadi yang awalnya 576x768 sekarang diresize jadi 384x512

BTW untuk klasifikasnya jelek banget. Hiiiy....

Wednesday, October 22, 2014

Progress Skripsi: Metode Thresholding Sauvola

Di *UHUK* skripsi yang saya buat, saya perlu memproses gambar untuk dipisah menjadi foreground dan background. Dalam kasus saya yang perlu diproses adalah gambar dokumen form. Foregroundnya adalah tulisan dan backgroundnya adalah warna putih dari kertas. Metode ini disebut sebagai thresholding. Ternyata thresholdingnya sendiri banyak metode-metodenya loh! Salah satu metode yang bikin saya kagum namanya metode Sauvola.

Keabuan

Mari kita ngebahas keabuan dulu.

Umumnya gambar punya warna-warna yang banyak. Dalam image processing warna-warna ini biasanya dipisah dalam channel-channel yang berbeda. Contohnya yang paling sering saya pakai gambar dipisah jadi 3 channel yaitu RGB( Red, Green, dan Blue).

Di channel-channel ini terdapat nilai keabuan masing-masing. Nilai keabuan ini memiliki rentang dari 0-255. Representasinya bisa dibentuk jadi matriks yang punya masing-masing nilai keabuan di tiap elemen. Kalau pakai RGB jadinya satu piksel ada 3 nilai keabuan. Secara umum matriksnya bisa direpresentasikan berdimensi mxnxo.

Gambar dengan nilai RGB ini juga bisa dikonversi jadi gambar abu-abu saja (yang sering kita kenal sebagai grayscale) dengan aturan gini:

pixel_abu = pixel_r*0.299 + pixel_g*0.587 + pixel_b*0.114

Thresholding

Nah, kalau konversi grayscale mengubah dari gambar RGB jadi nilai keabuan saja, thresholding membuatnya lebih sederhana lagi. Metode thresholding membuat gambar dengan nilai keabuan menjadi gambar biner, yakni hitam dan putih saja.

Metode thresholding dibagi dua berdasarkan cakupan nilai thresholdnya. Global threshold dan local threshold. Kalau global threshold menggunakan nilai threshold untuk semua gambar, local threshold memiliki nilai threshold yang berbeda-beda di bagian-bagian gambarnya.

Nah, coba kita lihat perbedaannya masing-masing ya.

Metode Otsu

Salah satu metode global threshold yang umum dipakai adalah metode Otsu. Ide dasar dari thresholding ini adalah terdapat dua kelompok nilai keabuan. Nah, metode Otsu memberikan nilai threshold untuk memisahkan nilai tersebut.

Yang mau tahu lebih detilnya metode Otsu bisa lihat di wikipedia

Kelebihan dan Kekurangan Metode Otsu

Kalau cahayanya cukup merata, metode Otsu ini cukup baik loh untuk dipakai.


Sayangnya cahaya yang ada di citra tidak semulus paha Cherry Belle *halah*. Uh... maksudnya cahaya yang ada di kertas berbeda-beda intensitasnya. Misalnya kita punya gambar yang kayak gini

Kalau dilihat sekilas sih bagus-bagus aja ya, tapi itu intensitasnya berbeda-beda. Bagian kertas yang dekat dengan cahaya lebih terang dibandingkan dengan bawah. Nah, inilah kelemahan dari metode Otsu.
bagian yang dithreshold menjadi hitam seperti ini karena sebaran cahaya yang tidak merata

Metode... Uh... Galau...

Hal ini membuat saya galau berhari-hari. Saya bingung. Saya lelah. Saya hina. Aah. Aah.

Awalnya saya mencoba agar cahaya yang didapatkan merata. Caranya saya membuat instrumen sebuah kotak dilapisi kertas putih agar cahaya membias dan disinari dengan lampu emergency. Tapi ternyata bahkan dengan instrumen seperti ini mendapatkan gambar dengan cahaya yang merata tetap susah. Lampu yang saya gunakan tetap saja memberikan cahaya yang lebih terang di bagian depan. Kalau lampunya diletakkan di atas (misalnya digantung) nanti pas pakai kamera handphone cahayanya kehalangan handphone dong? Hmmm...

si kotak bercahaya
Dari kesimpulan saya, Otsu benar-benar memisahkan gambar menjadi dua kelas relatif berdasarkan gambar. Jadi walaupun gambarnya terlihat cukup terang bagian gambar yang lebih gelap akan dinyatakan sebagai background *hiks*. Nah lucunya kalau gambarnya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap metode Otsu sukses untuk memisahkannya menjadi dua bagian.

Gambar yang cukup abu-abu ternyata bisa di threshold. Wah.
Akhirnya saya googling lagi dan ketemu dengan beragam keyword, antara lain threshold, local thresholding, dan adaptive thresholding.

Local Thresholding

Ternyata permasalahan dengan cahaya yang tidak merata adalah hal yang umum di thresholding. Banyak penelitian yang mengulas hal ini. Sub topik bidang ini dinamakan sebagai local thresholding. Kenapa local? Karena nilai threshold berbeda-beda di seluruh bagian gambar.
Ada teknik-teknik keren seperti Chow-Kaneko yang memotong-motong gambar dan diberikan thresholding dengan Otsu method pada masing-masing gambar, ada juga yang nyari rata-rata kebuan di sekeliling tiap-tiap pixel. Salah satu penelitian yang hasilnya menurut saya cukup bagus untuk digunakan di skripsi saya adalah metode Sauvola.

Metode Sauvola

Metode Sauvola sebenarnya pengembangan dari metode Niblack. Katanya Sauvola, metode Niblack itu dirumuskan gini:

T = m + k*s

dimana T itu nilai thresholdnya, m itu rata-rata keabuan, k konstanta, dan s itu standar deviasi.

Alamak, ternyata saya banyak ketemu statistika di image processing.

Eh, balik lagi. Jadi kata Sauvola nilai metode Niblack kurang memuaskan kalau gambar yang di threshold memiliki tekstur yang terang. Sauvola kemudian memodifikasi metode Niblack menjadi seperti ini:

T(x,y) = m(x,y) * (1+( k*( (s(x,y)/R)-1) ) );

dimana R adalah "dynamic range standard deviation". Di penelitiannya Sauvola nilai R itu paling bagus 128 dan k-nya 0.5;

Algoritma Sauvola

Heh, itu semua cuma rumus geje woy. Cara pakainya gimana?

Jadi algortima metode Sauvola tuh gini

  1. Untuk masing-masing piksel (Loop i dan j) telusuri sejauh n window, kita sebut piksel ini sebagai P_threshold. Hal ini dlakukan agar beban komputasi kecil. Besar n bebas. Semakin kecil n nya maka gambar yang memiliki keabuan merata akan dibuat menjadi background.
  2. Cari m dari sekeliling P_threshold.
  3. Cari s dari sekeliling P_threshold.
  4. Tentukan besar T dan simpan di matriks_threshold.
  5. end for (i dan j)!
  6. Untuk masing-masing piksel (Loop i dan j) telusuri lagi sejauh n window, kita sebut piksel ini sebagai P_abu.
  7. Untuk masing-masing piksel (Loop ii dan jj) dari i hingga n dan j hingga n (kita sebut piksel ini sebagai P_window).
  8. Cek apakah indeks i dan j tidak memiliki sisa bagi dengan n. Jika ada berarti merupakan piksel acuan. Tentukan keabuannya dari indeks di matriks_threshold. Tentukan nilai piksel berdasarkan T.
  9. Jika bukan merupakan piksel acuan kita cari rata-rata thresholdnya dengan rumus ini:
    T = (matriks_threshold[i][j]+ //titik kiri atas
    matriks_threshold[i][j+n]+ //titik kanan atas
    matriks_threshold[i+n][j]+ //titik kiri bawah
    matriks_threshold[i+n][j+n] //titik kanan bawah
    )/4;
    Tentukan nilai piksel berdasarkan T.


  10. end for (i dan j)!
  11. end for (ii dan jj)!
Udah deeeh. Itu algoritma umumnya. Kalau saya nambahin dikit algoritmanya untuk ngehandle kalau piksel P_abu ternyata mentok, kalau mentok berarti P_abu di sekelilingnya kurang dari 4.


Untuk penelitian saya menggunakan n = 30, R = 128, dan k = 0.3. Hasilnya cukup memuaskan loh

gambar yang sebelumnya jelek kalau di threshold dengan metode Otsu ternyata dengan metode Sauvola menghasilkan hasil yang bagus
Bahkan yang cukup ekstrim, yaitu gambar yang diambil menggunakan lampu blitz. Permasalahan di gambar ini adalah cahaya berada di tengah dan intensitasnya berubah menjadi gelap semakin ke arah luar.

Form yang diambil dengan lampu blitz

menggunakan metode Sauvola

menggunakan metode Otsu

Keep fighting! 


Yaay. Nah sekarang udahan buat image processingnya. Sekarang mari kita ulik lebih lanjut di Neural Networknya. Yuhu!

p.s: Kalau mau kasih semangat boleh loh komen-komen disini, huehue.