Buy Me A Coffee!

GoPay
Showing posts with label Compurandom. Show all posts
Showing posts with label Compurandom. Show all posts

Friday, May 5, 2017

Mencari Pendamping Hidup Baru

Laptop yang sedang saya gunakan adalah MacBook Pro Mid 2010, 2.4 GHz Intel Core 2 Duo, NVIDIA GeForce 320M 256 MB. Ini adalah komputer portabel saya setelah netbook AXIOO Pico DJJ, jadi boleh dibilang ini adalah notebook pertama saya. Ciye. Flashback dulu.

Flashback

Laptop ini menemani saya hampir 7 tahun semenjak saya mulai kuliah. Performanya lumayan tinggi... dulu mah. Masalah yang ditemui sih kebanyakan dari hardware yang tidak berhubungan langsung dengan "si komputernya" itu sendiri. Satu kali ganti charger yang putus serta satu kali ganti adapter VGA (yang sepertinya putus juga, namun berada di dalam kemasan yang susah dibuka). Yeah.... Kabel dari Apple jelek puol.

Zaman kuliah. Ini ngomongin apaan ya?

Gonta-ganti jeroan MacBook ini juga enak. Tutorialnya banyak. Saya sempat mengupgrade RAM nya hingga 8GB, Harddisk dengan SSHD 1TB, serta service keyboard dan chipset motherboard karena ketumpahan popmie (haha). Selebihnya performanya oke dan asyik.

Saya masih menggunakan laptop ini untuk kebutuhan kerja saya. Sebenarnya tidak ada masalah jika laptop ini digunakan untuk sekedar mengetik, browsing, atau web development ringan. Sayangnya saya sudah mulai membutuhkan processor yang agak cepat (gak bisa buka emulator android! huhu) dan.... akhir-akhir ini mulai ngadat. Kadang gak bisa nyala, harus copot pasang RAM baru nyala. Bikin deg-degan.

Jadi kayaknya sudah saatnya saya beli mesin baru.

Masa-masa kuliah. Ho ya ampun, dulu pakai modem itu tuh, Telkomsel unlimited sebulan! Telkomsel sekarang overpriced!


Beli MacBook Baru?

MacBook lagi? Nggak!! Lagian ngeliat versi-versi Macbook akhir-akhir ini udah gak menggiurkan, susah diperbaiki pula. Saya nggak tahu gimana benerinnya itu kalau rusak. Pasti mahal. Eh, MacBook nya aja udah mahal sih. Huehue.

Kenapa nggak beli MacBook Pro tahun 2011 atau 2012? Hmm masih kurang sreg rasanya, dengan harga segitu bisa beli yang lain yang lebih oke. Makin lama laptop spare part juga pasti makin susah dicari. Entah kenapa, dulu mah harga dan hardware yang ditawarin MacBook lumayan berimbang kok, sekarang kok ngerasa makin overpriced :')
Macbook yang baru gak bisa dibenerin, kata iFixit mah, hue.

Tapi kan macOS?

Nah itu. Sebenernya sudah jatuh cinta dengan OS nya. OS itu bisa dibilang "agama" buat pemakai komputer. Pindah OS berarti pindah aplikasi yang digunakan, pindah user experience. macOS dulu eye candy banget sih dibandingkan Windows. Bisa tekan spasi buat preview pula, aduhai. Buat teknikal, saya udah keburu jatuh cinta sama BASH nya. Sayangnya yang pakai macOS cuma boleh komputer buatan Apple, kzl. Bisa sih pake hackintosh, tapi mending install Linux sekalian kalau nyari BASH nya doang. Hey, lagian windows kan sekarang ada Windows Subsystem for Linux! hahahahahahaha.

Jadi kayaknya nyari laptop yang lain aja ah.

Nyari yang gimana?

Yang gimana ya? Saya sudah mempertanyakan ini kayaknya mulai tahun lalu. Udah kebayang pengen beli laptop lagi tapi nggak tahu harus yang kayak gimana. Gugling gugling akhirnya ketemu sama artikel tentang nyari laptop, spesifik buat game development. Emang sih dipublishnya tahun 2015, tapi isinya masih relevan (kata saya mah).

Inti dari artikel itu, katanya, cari yang GPU nya bagus. CPU nya? Katanya kalau laptop GPU nya bagus toh pasti CPU nya bagus dong.

Kata artikel tadi cari yang 950M buat entry level dedicated GPU. Kayaknya ini pilihan yang bagus sih. Lagian saya gak ngejar 4K, develop juga gak aneh-aneh banget, main game juga yang standar-standar aja. Yang penting bisa eksperimen 2D dan 3D.

Nah! Mulai mengerucut nih. Coba kita list apa yang harus dicari:
  1. VGA nya minimal GeForce 950M atau dekat-dekat lah
    Dulu nyari yang sampe 1080 sih, ceritanya kali-kali aja kepake buat eksperimen VR, haha. Tapi ngapain? Laptop juga butuh yang gak terlalu resource intensive dong, GPU segitu nanti nyedot baterai kebanyakan. Entar lah VR mah, bikin PC aja.
  2. Processor Intel i5 ke atas
    Udah bosan sama Core 2 Duo :')
  3. Mudah digonta-ganti sendiri
    Saya orangnya tinkerer dan gak mau keluar duit lebih hemat ngutak-ngatik sendiri daripada biaya servis ke orang lain. Seenggaknya RAM, HDD, atau SSD, pengennya yang gampang untuk dibongkar pasang.
  4. Budgetnya kurang lebih $750-an
    Kalau dihitung-hitung berarti nabung setahun per bulannya sekitar $750/12 = $62.5 lah. Hm... bisa buat balik modal lah kayaknya.
  5. Desainnya yang ganteng
    Mungkin gak begitu penting ya? Tapi ini pertimbangan juga sih. Desain yang terlalu mentereng bikin sakit mata ngeliatnya, haha. Laptop gaming kayak MSI misalnya, kebanyakan desainnya terlalu ngejreng. Kalau bisa malah saya nyari yang kotak hitam aja lah.

Bentar, kenapa nggak PC aja sih?

Betul betul, kenapa nggak ngerakit PC aja gitu? Kan kalau ngerakit sendiri cuma modal $700 an bisa dapet VGA beneran NVIDIA GTX 1060!

Hmm.. ada pertimbangan itu sih, tapi sayangnya saya butuh yang bisa portabel. Sebenernya saya gak terlalu sering kemana-mana, tapi kalau ada kegiatan macam gamejam lebih enak pakai laptop daripada bawa PC sendiri. Kalaupun saya nanti kuliah lagi (amin) laptop kayaknya enak untuk dibawa-bawa antar kelas. Nanti, kalau ada kesempatan (dan duit, amin) bakal nyoba ngerakit sendiri.

Sip? Sip. Mari nak, kita melakukan pencarian.

Desain Yang Ganteng 

Kalau browsing-browsing saya jadi liat yang desainnya asik. Saya sebenarnya ngidam sama ThinkPad karena desainnya cakep. ThinkPad juga terkenal dengan tahan banting, spill proof juga. Spill proof? Iya, katanya kalau ketumpahan air ada lubang khususnya gitu jadi laptopnya gak mampus. Ini keren sih, berdasarkan trauma yang terjadi dengan laptop saya dulu, haha. Sayangnya setelah ngeliat-liat harganya yang sekitaran $750 GPU nya kalah dengan GeForce 950M. Untuk yang spek di atasnya harganya muahale. GPU nya juga lebih dikhususkan ke CAD sih. Penjelasannya bisa dibaca di sini.

Intinya mahal lah.

ThinkPad p50, ganteng tapi mahal
Jadinya saya nyari-nyari yang lain. Sempet liat juga dari merek Dell, HP, Acer.. tapi yang GPU nya lumayan harganya juga pada lumayan. Kemudian saya browsing lagi tentang Lenovo dan ketemu adiknya si ThinkPad, IdeaPad.

IdeaPad, adiknya ThinkPad

Apa bedanya IdeaPad dan ThinkPad? Katanya sih yang satu buat entertainment dan home, satunya buat bisnis dan rugged. Yah.. intinya satunya lebih diturunin lah kualitasnya. Nah, kayaknya tapi menarik sih, lumayan, siapa tahu adiknya juga cakep.

Hasil keliling-keliling, akhirnya ketemu IdeaPad 700 dan IdeaPad 710S PLUS. 710S cakep, tapi VGA nya GeForce 940Mx. Kalau dilihat perbandingannya GPU Boss, 940MX kalah dengan 950M. Lagian IdeaPad 710S harganya lebih mahal dibandingkan IdeaPad 700 . Kisaran $800 sih, tapi ya gak overpriced syit lah ya.

Tampilannya juga ganteng, ya.. walaupun ada curve tapi dikit lah.

Keyboardnya aneh sih... tapi ya gak apa-apa lah, toh bisa pakai keyboard external juga kan.


Walaupun gak seganteng ThinkPad p50, IdeaPad 700 lumayan bisa menyaingi dari GPU dan harga. Harga sih. Harga yang lebih menang. Harganya. Harganya. Harganya. Harga woy. Harganya astaghfirullah. Harga. Harga.

Ditelisik lebih jauh, ngoprek-ngopreknya pun kayaknya gampang. Yang lebih kece, IdeaPad 700 punya slot HDD dan SSD sekaligus. Wuh, gantengnya makin nambah.

Jadi?

Setelah riset berkepanjangan dan diiringi pertanyaan kepada tuhan, kayaknya saya mulai menetapkan hati mau pilih yang mana.

Ha.

Tapi beneran ini, laptop itu pendamping hidup baik senang, susah, dan nafkah. Pilihannya harus dimantabkan. Haha.

Jadi? Gimana menurut kamu? Siapa tahu punya pendapat juga :D

Wednesday, July 1, 2015

Logitech M165 Wireless Mouse Review

Uh, hello! It's me again. The one and only fabulous writer of this blog. Uh. Well. Nobody else write on this blog. Hm. Also nobody read this blog. Sigh.

moment of silence please....

Anyway. I bought a wireless mouse some moments ago. It has Logitech brand. Looking nice, looking nice.

Why did I buy this mouse?

Oh well, my wired mouse one is pretty unusable at the scrolling part. Maybe some kind of wirings and connections messed up so every time I scroll, the result will be jumpy, and unacceptable. Pretty unacceptable to pull your hair out. That quite driving me mad. Just imagine, you have to pull the scroll bar or use the trackpad every time you want to scroll something. Ew.

Then I went to a convenient store nearby to bought this little fella. It cost me Rp 130-thousand-ish. Don't quite remember.

Oh oh, the box said that this mouse only works for Windows OSes, but hey, it also works for Mac too!

Why Wireless

Because wired one sucks. I often found myself pulling cable that stuck at the side of my desk. Even though it need double AAA battery for its energy source, but Logitech said (from its box) the battery will last for a year. Wow. Pretty convenient.

Also, it's cool. Muhohohoa.

Why Didn't I buy Magic Mouse From Apple?

Masya Allah. It's expensive as hell! You can buy seven of this thing to that thing.

How About Wireless Keyboard

When I went to the convenient store, I also look around and craved to get a wireless keyboard. I'd like to buy it, but I didn't. The thing is... I didn't bring much money. Heh. And after thought a while, I realized the wireless keyboard doesn't really necessary because keyboard doesn't move a lot. Unless you are dancing while typing. But not for me. I sit while I type.

Did I bought the wired keyboard? Also not. Maybe later.

It's Nice!

I love this mouse. I recommend it to everyone that need any replacement to a decent mouse.

Now I save my money to buy an SSD. That thing is pretty expensive, huh.

Friday, April 17, 2015

Review Sierra MiFi 754S

Saya seorang pengguna internet aktif. Kalau disandingkan, kebutuhan internet sudah sejajar deh sama nasi. Hoho. Saya menggunakan internet di dua perangkat utama, yakni laptop dan hand phone. Internet di hand phone saya gunakan untuk kebutuhan komunikasi aplikasi chat, dan di laptop untuk kerja. Internet saya pasang di hand phone, jadinya untuk laptop saya menggunakan fitur tethering dari hand phone.

Karena saya belum memiliki rumah tetap untuk dipasang jaringan broadband, saya menggunakan jaringan internet mobile. Padahal kebutuhan internet saya kurang lebih 3 GB per minggu. Jatuhnya jadi mahal dong? Oh! No problem! Awalnya saya pakai paket Telkomsel Flash yang mahal itu (1 bulannya Rp 130K cuma dapat 1 GB, tapi unlimited, dan sekarang sudah nggak dijual. Pret), tapi sekarang saya beli kartu internet dari kang @fachri_ars yang super murah. 10GB nya kartu 3 cuma 95Rb-an. Murah kan? Saya cuma gunakan sekali pakai. Kalau kuotanya sudah habis terus dibuang deh. Hahaha.

Eh, jadi ngiklan gini.

MiFi

Beberapa minggu yang lalu saya sering melihat teman saya menggunakan MiFi untuk kebutuhan internetnya. MiFi itu kurang lebih kerjanya sama kayak hand phone yang digunakan saat tethering. Bedanya cuma fiturnya ya itu aja. Nggak bisa telepon dan sms-an. Enaknya perangkat buat internet ya satu aja. Kalau biasanya tethering handhponenya jadi cepat panas dan cepat habis baterai.

Jadinya setelah mempertimbangkan lebih lanjut, saya pun beli MiFi di Online Shop OkeGuru. Harganya Rp 385K. Lumayan lebih murah di tempat lain (kisaran Rp 400K).

Isinya

Isi di dalam kotak. Disediakan chargernya juga.
Setelah dibuka ada selembar peringatan untuk jangan melakukan reset factory pada perangkat. Di dalamnya juga disediakan instruksi cara penggunaan dalam bahasa Indonesia.

Kenapa ada instruksi jangan di reset factory? Jadi MiFi ini kan awalnya cuma bisa dipakai kartu AT&T di Amerika. Yang dijual di Indonesia ini sudah di unlock supaya bisa menggunakan kartu lain. Kalau di reset factory nanti modemnya jadi nggak bisa digunakan menggunakan kartu provider Indonesia.

Fitur

MiFi ini memiliki web interface sebagai settingannya. Disitu kamu bisa melihat banyak penggunaan data, pengguna WiFi, baterai, dan setting APN. 

WiFi yang disebar bisa digunakan maksimum oleh 5 perangkat sekaligus. Kalau dilihat di settingannya sih bisa sampai 10.

Penggunaan

Selama penggunaan ternyata sama saja kok dengan handphone yang ditethering. MiFi bisa jadi panas kalau lagi aktif dipakai. Jadi sangat tidak disarankan untuk ditaruh di saku waktu lagi digunakan. Selama penggunaan baterainya bertahan kurang lebih 4-5 jam. Kalau mau habis, baterainya bisa di charge dengan micro USB. Sebentar ya? Tapi keuntungannya handphone lebih awet baterainya :p.

Sayangnya MiFi Sierra ini tidak bisa digunakan untuk mengirim SMS. Kalau menerima saja sih bisa. Jadi nggak bisa untuk ngecek sisa kuota.

Karena MiFi ini juga bertindak sebagai router, pengaturannya bisa lebih advanced. IP Address dan Subnet mask nya juga bisa disetting.
Bisa setting router IP Address
Kamu juga bisa ngelihat yang terhubung dan ngeblok orang yang tidak kamu inginkan. Keren kan?
Kamu bisa blok mantan kamu yang tiba-tiba konek

Kesimpulan

MiFi cocok banget untuk digunakan mahasiswa dan mantan mahasiswa (ashek) yang membutuhkan koneksi di beberapa device sekaligus dengan murah dan mudah. Gitu aja deh. Setiap pilihan selalu ada plus minusnya, tinggal diri anda sendiri yang menyikapinya.

Kenapa jadi kesimpulan motivator gini sih.

p.s: postingan ini dibuat atas dasar Lazcht yang nanyain review MiFi nya gimana.

Tuesday, May 27, 2014

AVD Keep Restarting When Installing Facebook

I'd like to develop an Android's apps using Facebook's login. Because I want to integrate it with PHP+MySQL, it would be easier for me to test it while running XAMPP. I can't access XAMPP via my phone, so I am using AVD (Android Virtual Device).

Facebook give its basic tutorial to use its SDK (you can read it here). They also give its Android's apps installer (the .apk file). After downloaded the SDK and started up the AVD, I tried to install the apps with this command via my terminal:

./adb install ../../facebook-android-sdk-3.14/bin/FBAndroid-7.0.0.apk

But unfortunately the AVD rebooted itself and the adb command keep on this lines:

722 KB/s (31026249 bytes in 41.953s)
	pkg: /data/local/tmp/FBAndroid-7.0.0.apk

The Troubleshoot

After several try and failure, I found that my AVD device display is too small. I was using 240x320 display, then I create new AVD using 480x800 resolution. I don't know why it happens but it just works. lol.

The succeeded installation via adb command will show these lines
1318 KB/s (31026249 bytes in 22.980s)
	pkg: /data/local/tmp/FBAndroid-7.0.0.apk
Success

This is how the emulator looks like
p.s: my english sucks

Thursday, April 10, 2014

Brute-Force Search Pada Pencarian Kata Moe

Di Facebook saya mendapatkan sebuah status dari adik tingkat. Statusnya seperti ini

M E O E M M E O O M O M E E O O E M E O O M O M E M E M E M E O
E M E O E E M E O O M O M E M E O E O E M E M E M E O E O M O O
O M O M E E O O E M E M E M E O E M E O E M E M E O O O O M E M
M E O E O E O E M E O E M O M E E O E M E O E O M O E M O M M O
E M E O O M O M E M E M E M E O O M E M M E O O M O M E E O O E

cari kata 'MOE' secara vertikal atau horizontal
jika menyelesaikan < 1 menit, berarti IQ anda diatas rata2 *
jika menyelesaikan > 1 dan < 3 menit, berarti IQ anda rata2 **
jika menyelesaikan > 3 menit, berarti IQ anda dibawah rata2 ***

* dihitung berdasarkan feeling
** ga dihitung, kayanya pas aja
*** yang ini liat dari horoskop (bohong)
Secara komputasional ini bisa dipecahkan dengan menggunakan Brute Force Search

Brute-Force Search

Brute Force Search adalah metode pencarian dengan mengecek setiap kondisi yang ada pada kasus (Wikipedia, 2014. Hahaha). Dalam kasus ini kita mencari kata "MOE" pada matriks tersebut secara horizontal dan vertikal.

Sekarang kita coba analisis. Mari kita hilangkan spasi pada matriks tersebut.
MEOEMMEOOMOMEEOOEMEOOMOMEMEMEMEO
EMEOEEMEOOMOMEMEOEOEMEMEMEOEOMOO
OMOMEEOOEMEMEMEOEMEOEMEMEOOOOMEM
MEOEOEOEMEOEMOMEEOEMEOEOMOEMOMMO
EMEOOMOMEMEMEMEOOMEMMEOOMOMEEOOE

Matriks ini kita sebut sebagai matriks I. Dengan penyederhanaan ini dapat diketahui matriks tersebut berdimensi 5x33.

Iterasi yang dilakukan sepanjang matriks adalah dengan menggeser array berukuran 1x3 berisi kata "MOE" untuk dicek apakah terdapat urutan huruf yang secara berkesinambungan. Matriks pengecek tersebut adalah sebagai berikut:

MOE

Matriks tersebut kita sebut sebagai matrik K.

Karena yang kita cari adalah 3 huruf dan pencarian dilakukan dengan bergeser mencari 3 huruf di setiap elemen maka jika (M, N) adalah dimensi matriks I dan (m,n) adalah dimensi matriks K dan karena pencarian baik secara horizontal maupun vertikal menggunakan banyak huruf maka  pencarian dilakukan sebanyak ((M-(m*n))+1) + ((N-(m*n))+1).

Program dari pencarian ini adalah sebagai berikut:
#include <iostream>

int main(){

 int baris = 5;
 int kolom = 33;

 //inisialisasi matriks kasus
 char huruf[baris][kolom];
 strcpy(huruf[0],"MEOEMMEOOMOMEEOOEMEOOMOMEMEMEMEO");
 strcpy(huruf[1],"EMEOEEMEOOMOMEMEOEOEMEMEMEOEOMOO");
 strcpy(huruf[2],"OMOMEEOOEMEMEMEOEMEOEMEMEOOOOMEM");
 strcpy(huruf[3],"MEOEOEOEMEOEMOMEEOEMEOEOMOEMOMMO");
 strcpy(huruf[4],"EMEOOMOMEMEMEMEOOMEMMEOOMOMEEOOE");

 char kata[3];
 strcpy(kata,"MOE");

 int kolomKata = 3;

 int banyakKata = 0; 

 int i,j, ii;
 bool benar = false;

 
 // bergerak di sepanjang elemen
 for (i = 0; i < baris; i++){
  for (j = 0; j < kolom ; j++) {
   
   //pencarian horizontal   
   if (j < kolom - (kolomKata) + 1){
    benar = true;   
    ii = 0;
    while (ii < kolomKata && benar) {
     if (!benar || ! (huruf[i][j+ii] == kata[ii]) )  {
      benar = false;
     }else{
      ii++; 
     }
    }

    if (benar) {
     banyakKata++;
    }
   }
   


   //pencarian vertikal

   if (i < baris - kolomKata + 1){
    benar = true;   
    ii = 0;
    while (ii < kolomKata && benar) {
     if (!benar || ! (huruf[i+ii][j] == kata[ii]) )  {
      benar = false;
     }else{
      ii++; 
     }
    }

    if (benar) {
     banyakKata++;
    }
   }
  }

 }

 printf("Banyak kata %s adalah %d\n", kata, banyakKata);

 return 0;
}


dari program tersebut didapat hasil sebagai berikut


Banyak kata MOE adalah 3

Demikian tentang Brute-Force Search kali ini. Terima kasih! *peace*

Monday, January 28, 2013

Resolusi booting salah

Waktu itu presentasi dan mini display adapter saya rusak, dan cabut pasang gitu eh... Boot upnya resolusinya ngaco, 800x600 dan ngestretch.
Hasil penelusuran di google saya harus reset NVRAM/PRAM saya, caranya ada di sini support.apple.com/kb/HT1379
Sekarang normal lagi deh

Friday, December 7, 2012

Link Tutorial JNI

Ini tutorial bagus untuk bikin JNI, menghubungkan antara bahasa C dan Java, dan dibuat .dll nya

http://www.inonit.com/cygwin/jni/helloWorld/

JNI pada java

Firman, Yana, dkk compile dll nya dari tutorial http://www.rgagnon.com/javadetails/java-0469.html


Ini linknya. Lumayan juga bisa buat bikin mainan ramal-ramalan kayaknya
https://www.dropbox.com/sh/ilvrfublq39qxpp/g4Rwpj-4n9/jansi

E... ini bukan Jansi, tapi pakai JNI (cuman di dropbox namanya Jansi, hohoh)

Thursday, November 8, 2012

Tampilan CPanel Sekarang

Saat mau masuk ke hostingan saya, eh, tampilan CPanelnya sekarang baru yak, lucu (O̴̴̴̴̯͡ .̮ O̴̴̴̴̯͡)

Lebih modern juga. Keren ya?


Oh! Dan password saya apa ya? ('.')/