Wednesday, May 21, 2014

POME - Aplikasi handphone penilaian otomatis lembar jawaban komputer

Aplikasi yang menilai secara otomatis lembar jawaban komputer tanpa harus menggunakan komputer, cukup gunakan handphone.


Lembar Jawaban Komputer (LJK) sering digunakan sebagai alat untuk melakukan ujian tertulis karena mudah untuk diperiksa. Ini adalah cara yang hebat untuk menyelenggarakan tes. Mengapa tidak semua orang menggunakannya? POME hadir agar semua orang dapat menikmati kemudahan lembar jawaban komputer.








POME adalah aplikasi handphone yang dapat mengecek dan memberi nilai secara otomatis dari Lembar Jawaban Komputer. Peserta ujian dapat dengan mudah menuliskan nama dan langsung menulis jawaban di lembar yang telah disediakan, kemudian dengan POME nilai akan langsung diperoleh.

Di aplikasi POME kamu tinggal memasukkan kunci jawaban, kemudian memotret lembar jawaban yang telah diisi, dan nilai akan langsung muncul. Keren kan?



Lembar Jawaban Komputer merupakan alat yang bagus untuk menyelenggarakan kuis tertulis. Alat ini mudah dan cepat untuk diperiksa. Namun alat untuk melakukan cek otomatis lembar jawaban komputer harganya cukup mahal. Misalnya OMR (Optical Mark Reader), harganya bisa mencapai lebih dari 15 juta. Selain mahal, bentuknya besar dan susah untuk dibawa. 

Dengan POME kamu hanya cukup memiliki handphone. Tidak perlu lagi membawa OMR yang besar. Dan, hey! OMR tidak bisa digunakan untuk selfie!

Selain itu peserta tidak harus membulati pilihan untuk menandakan nama, karena dengan POME nama dan angka yang ditulis di kolom lembar jawaban langsung dideteksi. POME juga bisa membedakan tanda silang yang benar dan tanda silang koreksi. Peserta yang salah menyilang tinggal membubuhkan dua garis mendatar di atas tanda silang untuk mengoreksi jawaban yang dipilih.




Sihir atau sains?

POME melakukan hal ini semua dengan sihir sains! Ilmu komputer memiliki bidang ilmu yang bernama kecerdasan buatan (artificial intelligent) dan pengolahan citra (image processing). Dengan dasar teori dua bidang tersebut sebuah huruf dapat dideteksi. POME memanfaatkan pendeteksian karakter dengan Jaringan Syaraf Tiruan (artificial neural network), dengan metode ini tulisan akan dikonversi menjadi huruf yang dikenali komputer.



Very geeky isn't it? Jangan khawatir, saya akan mengurus hal ini semua di belakang layar dan kamu tinggal menggunakan POME.



POME dibuat oleh Giri Prahasta Putra, seorang pemain biola, tukang gambar, game programmer, pencinta kucing, dan seorang mahasiswa yang sebentar lagi lulus (amin...) dari Ilmu Komputer UPI. In fact, POME is his final project.


Kejutannya, Giri adalah saya! Yay! Kamu bisa kontak saya melalui twitter di @igrir.










Saya belum pernah mengerjakan aplikasi mobile secara serius sebelumnya. Selain itu saya memiliki handphone yang sangat low-end (Sony Xperia Tipo ST21i), jadi mungkin pengerjaannya akan saya lakukan terlebih dahulu dengan target desktop. Memang ini pengerjaan dua kali (karena saya harus melakukan porting ke Android setelahnya), tapi saya rasa ini pengembangan paling cepat untuk dilakukan dengan mengujinya di desktop terlebih dahulu.

Bidang pengolahan citra dan kecerdasan buatan (fokus kepada Jaringan Syaraf Tiruan) adalah hal baru bagi saya. Saya harus mempelajari lagi dasar-dasar pengolahan citra dengan menguji coba gambar-gambar sederhana. Sejauh ini saya sudah mencoba melakukan rotasi, menggunakan convulution matrix, erotiondilation, dan sobel edge detector. Sedangkan untuk Jaringan Syaraf Tiruan saya baru sebatas mempelajari caranya bekerja dan belum mencobanya lebih dalam.


FAQ

Kenapa saya membuat postingan ini mirip Kickstarter?
Biar gaya aja, haha.

Kapan POME rilis?
Setelah skripsi saya selesai. Jadi doakan saya untuk menyelesaikannya bulan Agustus ya!

Apa yang bisa saya bantu?
Kamu bisa memberi saya bantuan berupa dana yang saya gunakan untuk membeli kertas, jajan, dan hal *uhuk* teknis lainnya. Kamu juga bisa membelikan saya handphone, yang ini kurang enak nih buat develop *matabelo*

Kamu pengennya dibeliin hape apa?
Seriusan nih pengen dibeliin?? Asyik! Saya pengennya Nexus. Kenapa? Karena Android di dalamnya masih beneran Android. Selebihnya saya perlu menggunakan handphone dengan fitur lampu blitz, kamera yang bisa dengan jelas memotret tulisan di atas kertas, dan memorinya besar untuk menampung 300 foto.

Kalau saya bantu doa aja nggak apa-apa?
Nggak apa-apa kok, doakan cepet lulus ya! Doakan juga supaya dapat hape baru, amin.

Ini FAQ nya nanya sendiri ya?
Iya, nanya sendiri jawab sendiri, kekekeke

6 comments:

  1. mantep om, program yang akan membantu para pengajar dalam memeriksa jawaban ujian! :D

    ReplyDelete
  2. Mantap banget aplikasinya, bisa dicoba dong. semoga menjadi pejuang pendidikan.

    ReplyDelete
  3. Good job, ditunggu rilisnya, sangat membantu seperti qiuck key.

    ReplyDelete
  4. Nantinya berapa harganya? Saya mau coba buat koreksi ujian anak anak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kebetulan developmentnya dihentikan setelah skripsi saya kemarin :')
      Semoga nanti ada waktu untuk melanjutkannya

      Delete
  5. sudah lanjut belum pome nya?

    ReplyDelete

Comment is caring :)